Tandaseru — Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Maluku Utara, Meri Popala, menjemput aspirasi masyarakat melalui reses masa persidangan III 2024–2025 di Desa Kedi Kecamatan Loloda, Halmahera Barat, Jumat (3/10/2025).
Reses kali kelima ini agak berbeda dari reses sebelumnya. Pasalnya, selain menyampaikan usulan seperti insfraktruktur, benahi sekolah, kesehatan gratis yang belum terealisasi dengan baik, serta kesenjangan sosial, masyarakat juga meminta Meri mendatangkan Gubernur Sherly Tjoanda ke Loloda. Hal ini mengingat hampir semua kecamatan di Halmahera Barat sudah didatangi Sherly.
“Ini permintaan dan harapan kami masyarakat Loloda. Kami sangat harapkan Ibu Dewan datangkan Ibu Gubernur di Loloda. Dengan kedatangan Gubernur bisa melihat dan mungkin ada kepedulian tertentu karena Loloda memiliki kekurangan yang luar biasa,” ungkap salah satu kades mewakili keinginan warga Loloda.
Permintaan masyarakat tersebut mendapat respons baik anggota Komisi III ini. Ia berjanji akan menyampaikan langsung ke Gubernur, sekaligus memberikan solusi melaksanakan suatu kegiatan yang menyentuh ke masyarakat.
“Hadirkan Gubernur harus punya dasar, kalau cuma datangkan untuk buka tutup kegiatan beliau pasti keberatan. Maka solusinya harus buat kegiatan yang bersifat menyentuh ke masyarakat biar saya ajak Gubernur untuk turun langsung ke sini,” ucap Meri.
Meri juga mengatakan, sebagai wakil rakyat tentu hanya menjadi perantara untuk menyampaikan keluhan masyarakat terhadap pemangku kebijakan di tingkat Provinsi maupun Kabupaten. Ia akan selalu mengawasi yang sudah dianggarkan.
“Segala bentuk usulan dan saran bahkan keluhan akan dicatat dan didiskusikan langsung oleh pemerintah Provinsi maupun Kabupaten. Saya tidak bisa mengatakan bakal mengakomodir segala aspirasi yang disampaikan, namun untuk mendorong serta mengawal ke pemerintah sudah pasti saya lakukan,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.