Akun bodong ini mulai memosting sejak 10 November 2024, dengan mengunggah “yang ada doi (duit) Cuma Ibu Sherly, jangankan harga diri, harga tomat, harga bawang, harga segala, harga diri, ibu bisa bayar”. Kemudian menyatakan “harga diri imam dibayar lunas oleh janda suci (merujuk ke Sherly Tjoanda)”. Lalu ada juga yang menyatakan “kenapa imam dukung ibu sherly kalian kepanasan, anggaplah keimanan imam bisa dibayar dengan uang”.

“Bisa dilihat dari kalimat-kalimatnya, sangat menyerang Ibu Sherly, tapi mengaku-ngaku sebagai pendukung. Oleh karena itu, penting bagi kita bersama-sama untuk melacak siapa sebenarnya dibalik akun tersebut,” lanjut Tareq.

Sebagai informasi, kontestasi Pilkada memang kerapkali diintervensi oleh peran oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah terpancing hoaks. Selain itu, masyarakat diminta agar sama-sama menciptakan Pilgub Maluku Utara yang bermartabat dan berkualitas.

“Akun bodong ini diduga melemahkan paslon nomor 04 sehingga kami melaporkan ke Bawaslu dan Gakkumdu, meskipun akun ini sudah hilang atau dihapus, namun kami mengimbau agar masyarakat Maluku Utara tidak mudah percaya informasi hoaks,” pungkasnya.