Tandaseru — Tim Media Center pasangan calon kepala daerah Maluku Utara nomor urut 4, Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe, angkat bicara soal kabar penyamaan Sherly dengan istri Nabi Muhammad SAW, Siti Khadijah. Kabar itu beredar dari viralnya unggahan akun Facebook Bernato Liandro di grup Facebook Suara Warga Ternate pada Senin (11/11/2024).

Juru Bicara Sherly-Sarbin, Nurlaela Syarif, dalam siaran persnya menyatakan pihaknya berharap kehadiran media massa cetak dan online dalam konteks pilkada mengedepankan rasa tangung jawab sosial dan moral, menjalankan etika jurnalis, kaidah-kaidah penulisan berita dan berimbang, apalagi soal kutipan narasumber tentang isu agama dan SARA.

“Terkait pemberitaan isu itu, kami sudah melakukan kajian bahwa kecenderungan keberpihakan media dan menggiring opini ke isu agama ini sangat kuat. Berita tersebut secara keabsahan etika jurnalistik media perlu menjadi perhatian Bawaslu dan Dewan Pers karena tendensius terhadap isu agama,” ujarnya, Rabu (13/11/2024).

Berdasarkan kajian tim, sambungnya, sumber berita yang mengatakan Sherly Tjoanda sama dengan istri Rasul yang dikutip media adalah akun medsos facebook palsu yaitu atas nama akun Bernato Liandro.

“Akun FB palsu ini dalam framing media adalah pendukung paslon nomor 4 Sherly-Sarbin, padahal bukan pendukung paslon nomor 4,” tegasnya.

Ia menyebutkan, media menggiring opini ke isu agama dengan meminta komentar ustaz, ulama yang menjadi tokoh dan teladan masyarakat soal adanya pendukung Sherly Tjoanda menyamakan Sherly dengan istri Nabi.

“Framing media menggiring opini bahwa akun palsu itu adalah mayoritas pendukung Sherly Tjoanda yang samakan dengan istri Rasulullah, akan mendapat sensitivitas dan emosional publik,” ujarnya.