Kifli juga mengajak kepada para jurnalis untuk memiliki rasa tanggung jawab bersama-sama Bawaslu menjaga atmosfer perkembangan Pilkada o Kota Ternate.

Berdasarkan analisis Bawaslu, saat ini sikap chauvinisme pada pemilih masih sangat kuat. Itu sebabnya, ada kelompok pemilih yang memiliki rasa kesukaan berlebihan terhadap satu pasangan calon tanpa memandang lagi track record atau visi-misi dan program yang ditawarkan.

Karakter pemilih yang semacam ini, lanjut Kifli, seringkali dimanfaatkan oleh pasangan calon untuk mengawal kepentingannya.

Sebab itu, kepada rekan-rekan jurnalis, Kifli berharap agar pemilih bisa teredukasi lewat pemberitaan media sehingga iklim demokrasi pada Pilkada Kota Ternate bisa berjalan dengan baik.

“Kami berharap pertemuan ini tidak hanya cukup di sini, kami sangat menaruh harapan kepada teman-teman media untuk kelancaran Pilkada, baik Pilgub dan Pilwako di Kota Ternate,” pungkasnya.