MK menyampaikan komitmennya untuk melakukan pembangunan jalan dan jembatan dari wilayah perkotaan hingga perdesaan.
Politikus PKS itu mengaku, dari banyak desa yang dia kunjungi, warga selalu mengeluhkan kerusakan jalan dan pembangunan infrastruktur yang tidak merata. Masalah tidak meratanya pembangunan ini juga berdampak pada sektor pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, MK-BISA memprioritaskan dua sektor itu.
Begitu pun dengan pengembangan sektor pertanian, perkebunan, hingga keagamaan.
“Kami berdua berharap doa restu dan dukungan agar kami bisa menjalankan program yang berpihak untuk masyarakat tadi,” tukasnya.
MK juga menyoroti pentingnya menjaga dan mengembangkan nilai-nilai lokal di tengah tantangan globalisasi. Untuk itu, ia memperkenalkan program “Pembinaan Aparatur Berbasis Nilai” yang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing secara global tanpa melupakan identitas lokalnya.
Dukungan terhadap pencalonan Muhammad Kasuba dan Basri Salama semakin menguat berkat pengalaman dan visinya MK serta Basri Salama, yang dianggap mampu membawa Maluku Utara menuju perubahan signifikan. Banyak warga melihat rekam jejaknya sebagai modal berharga untuk mengubah daerah ini menjadi lebih sejahtera dan mandiri.
Pencalonan MK menjadi sorotan karena harapannya untuk menghadirkan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat di seluruh penjuru Maluku Utara.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.