“Memang susah cari investor, karena biaya transportasi untuk ke Surabaya untuk ekspor sangat mahal, itu masalahnya. Nah, kedepan kita akan perbaiki, jadi kita bertahap, kita perbaiki transportasinya, sambil jalan terhadap perlengkapan nelayan, saya coba petakan berapa jumlah potensinya,” imbuh Benny.

Bahkan ia berharap, jika fasilitas kebutuhan nelayan sudah lengkap, para nelayan harus punya semangat untuk menjadi pengusaha ikan yang sukses kedepannya.

“Saya berharap, setelah punya satu kapal, harus beranak kapal yang baru, kalian harus jadi bos nelayan. Bantu saya 50 hari ke depan, biar saya bekerja 5 tahun untuk kalian,” ajak Benny.

“Kita juga usahakan asuransi untuk nelayan, supaya kalau ada insiden pemerintah yang akan membiayai,” pungkasnya.