“Kalau etika dan nilai-nilai moral sudah menginspirasi dan mengkristal dalam diri relawan dan simpatisan, maka akan lahir politik yang santun, menghargai dan menguatkan, serta kompetisi yang fair,” ungkap MK.

“Etika harus menjadi pegangan setiap individu yang terlibat dalam kerja-kerja pemenangan MK-BISA di lapangan. Tunjukkan bahwa kita semua adalah kontestan pilkada yang fair dengan tetap berpegang pada etika dan nilai-nilai moral,” tegasnya.

Ia mencontohkan bagaimana etika aktor-aktor politik pada pemilu di Australia beberapa waktu lalu. Pihak yang kalah mengakui kekalahannya serta ikut mendukung pemerintahan yang terpilih dalam kompetisi pemilu.

“Lihatlah pemilu di Australia, yang kalah mengajak pemilihnya mendukung pemenang dan yang menang menyampaikan terima kasih atas dukungan pesaingnya, begitu jug yang terjadi pada pilpres yang baru saja kita lewati dalam tahun ini,” pungkasnya.