“Kita semua bertanggung jawab mewujudkan keadilan sosial, terutama dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Sementara Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti dalam laporannya menyampaikan, pesertaan JKN telah mencapai lebih dari 98% penduduk Indonesia, dengan 33 Provinsi dan 460 Kabupaten/Kota, berhasil mencapai UHC Per 1 Agustus 2024, tercatat 276,5 juta jiwa terdaftar dalam JKN.

“BPJS Kesehatan terus berinovasi untuk meningkatkan layanan dan kepuasan peserta, termasuk melalui aplikasi Mobile JKN, Pandawa, Care Center 165, dan penggunaan NIK untuk berobat,” paparnya.

Ghufron menegaskan, komitmen BPJS Kesehatan terus bersinergi dengan pemangku kepentingan, guna memastikan perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh penduduk Indonesia.

Usai menghadiri acara tersebut, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo saat ditemui menyampaikan, capaian UHC ini adalah hasil dari komitmen kuat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepualuan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada Masyarakat.

“Pelayanan kesehatan adalah urusan wajib pemerintah daerah, dan semoga dengan pencapaian UHC ini, masyarakat dapat merasakan manfaat pelayanan kesehatan sebagaimana yang diharapkan,” tuturnya.

Ismail juga mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Tidore Kepulauan, para pemangku kepentingan terkait, dan BPJS Kesehatan Kota Tidore Kepulauan yang telah bekerja keras sehingga prestasi ini bisa diraih.