Tandaseru — Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menilai tindakan Bupati Halmahera Utara, Frans Manery terlalu arogan karena mengejar massa aksi dengan sebilah parang.

Diketahui, Bupati Halmahera Utara dua periode ini terekam video mengejar massa aksi GMKI Halmahera Utara dengan sebilah parang pada, Jumat (31/5). Video pendek yang direkam massa aksi ini pun viral di jagad sosial media.

“Kami mendukung gerakan GMKI Halmahera Utara. Kami melihat sikap bupati yang sangat arogan terhadap gerakan mahasiswa GMKI di Halmahera Utara,” kata Kabid Akspel GMKI Cabang Morotai, Julvrowian Merek, Minggu (2/6).

Julvrowian pun menilai tindakan Bupati Frans sangatlah aneh karena massa aksi datang ke hadapan orang nomor satu di Halmahera Utara itu hanya untuk menyampaikan aspirasi dari berbagai persoalan daerah.

“Sikap pejabat kejar aktivis GMKI pakai parang, kan aneh. Jadi kami GMKI Morotai ikut bergabung dengan GMKI Halmahera Utara menggugat persoalan ini,” pungkas dia.​