Selain faktor-faktor yang memicu seseorang melakukan tindakan bunuh diri terdapat juga motivasi seseorang melakukan bunuh diri yaitu:

  1. Melepaskan diri, seseorang dengan motivasi ini berpikir bahwa tindakan bunuh diri dapat melepaskan diri dari rasa sakit dan penderitaan baik bersifat psikologis maupun fisik
  2. Balas dendam, tindakan bunuh diri ini dimotivasi oleh rasa marah, ganti rugi dan memanipulasi orang lain. Seseorang yang bunuh diri sebagai balas dendam ia percaya bahwa karena bunuh diri orang lain akan berduka cita dan ia sendiri akan menyaksikan kesusahan orang lain, orang lain akan merasa bersalah dan merasa penyebab dari kematiannya
  3. Altruisme, bunuh diri altruisme dilakukan dengan tujuan menggapai cita-cita tertinggi atau suci yaitu pengorbanan hidup seseorang untuk menyelamatkan atau menguntungkan orang lain demi kebaikan kelompok atau untuk melestarikan tradisi dan kehormatan suatu masyarakat. Bunuh diri ini selalu disengaja dan dilakukan dengan sukarela.
  4. Death as self punishment, dimana kematian dimaknai sebagai hukuman bagi diri sendiri atas kekecewaan pada diri sendiri.
  5. Campuran (mixed) bunuh diri dapat juga dilatarbelakangi banyak motivasi.

Seseorang yang melakukan tindakan bunuh diri kebanyakan karena mereka merasa sudah di ujung jalan dan sebelum mereka merasa pada titik itu ada beberapa tahapan yang mengarah pada akhirnya melakukan tindakan bunuh diri. Kita dapat kenali beberapa tanda yang menjadi indikator awal kecenderungan memiliki pikiran bunuh diri:

  1. Seseorang menunjukkan perubahan drastis pada perilaku, penampilan dan suasana hati. Misalnya seseorang merasa cemas berlebihan, bingung dan merasa putus asa dengan masalah yang bertubi-tubi baik masalah besar yang belum selesai atau masalah kecil, menarik diri dari lingkungan sosialnya dan menghindari interaksi dengan orang lain, kehilangan minat ataupun kegiatan-kegiatan yang disukai, mengekspresikan baik secara verbal maupun perilaku yang menggambarkan bahwa ia merasa kesepian dan tidak ada tujuan hidup, secara fisik berat badan dapat turun drastis karena nafsu makan yang berkurang
  2. Seseorang akan merasa sulit mengotrol emosi, ia menjadi emosional, sensitif dalam artian moodnya mudah berubah-ubah dan gampang marah
  3. Seseorang akan menyakiti diri sendiri, menyakiti orang lain, melukai diri sendiri, melukai orang lain apapun caranya untuk mengekspresikan kekesalan,kemarahan, rasa sakit, rasa perih, diekspresikan baik secara verbal maupun secara fisik (self harming), mengancam untuk melukai atau membunuh dirinya sendiri melalui lisan atau tulisan contohnya seperti berbicara tentang kematian, keputus asaan, keinginan untuk mengakhiri hidup mengunggah hal-hal yang tidak biasa ke media sosial yang berkaitan dengan simbol kematian atau bunuh diri dan menulis tentang keinginan mengakhiri hidup
  4. Mencoba untuk menyelesaikan semua urusan-urusannya dengan orang lain, seperti membagi benda berharga kepada orang lain, meminta orang bertanggung jawab atas apa yang dialami dan berpamitan atau mengucapkan selamat tinggal dan minta maaf. Jika seseorang tidak bisa menyelesaikan dan bagaimana pemecahan masalahnya supaya lebih ringan maka dapat memiliki kecenderungan untuk melakukan tindakan bunuh diri.