Amatan tandaseru.com, aksi boikot selama kurang lebih 6 jam setelah akhirnya dapat dibuka aparat TNI dan kepolisian itu dikeluhkan pengguna jalan yang hendak ke Tobelo, Sofifi, atau sebaliknya ke Galela.

Suratni, salah warga mengaku terlambat jadwal keberangkatan kapal feri tujuan Pulau Morotai lantaran tertahan di jalan saat aksi boikot.

“Sampai jam 10 belum juga dong (mereka) kase izin lewat, tapi so ketinggalan feri,” keluh dia.

Sejumlah perawat yang melakukan praktik kegiatan Puskesmas ke Tobelo pun tidak diperbolehkan lewat menggunakan kendaraan.

Tong (kami) sudah 3 jam tara bisa lewat, ada teman-teman yang lain so bale pulang,” kesal salah satu perawat.