Makna air mata yang berlinang itu, menunjuk rasa bahagia bercampur sedih. Bahagia karena setidaknya jalan sukses studinya makin dekat. Juga, bahwa dia cukup “tahu diri” bahwa dia tak bisa bersantai ria, ada adiknya juga yang punya hak sama. Saffanah “kejar tayang”, tiga tahun lima bulan, sarjana kedokteran digenggamnya.

Sedihnya yang banyak. Saya menyebutnya beberapa saja: ketika mengingat bahwa karib saya tadi tak tahu benar kondisi kami memperjuangkan pendidikan anak sesuai minat, bahkan harus memenuhinya karena telah lama dijanjikan untuknya, yang karena alasan itu, bikin saya tak spontan menjawab pertanyaannya tadi, ketika ditanya sudah berapa besar biaya yang di keluarkan. Saya hanya memberi isyarat seharga tiga unit city car baru untuk jenis dan merk tertentu. Sedih yang kedua, sebagai orang tua, kita harus menempatkan dan memberi perlakuan yang sama bagi anak-anak kita. Sedapatnya tak bisa ada diskriminasi agar kelak, dengan segala fakta hidup yang dialaminya, kita tak dianggap diskriminatif. Saffanah telah memberi “standar tinggi” bagi adik semata wayangnya, Dian. Sedih berikutnya kala saya mengingat “mindset komersialisasi” kawan saya di WAG tadi. Dan sedih pamungkasnya, saya membayangkan masa depan makhluk Tuhan lainnya, seorang perempuan berusia remaja berpenampilan kusut dan tak karuan, yang siang kemarin, menengadah tangannya memohon belas kasih ketika mobil kami berhenti di lampu merah. Saya tak kuasa mengenangnya.

Sengaja saya menuliskan kisah ini, juga karena ada obsesi yang dipendam sekaligus bisa jadi jejak digital pengingat buat Saffanah jika kelak telah bertugas melayani: kental orientasi mengabdinya bagi makhluk Tuhan yang mungkin dipandang kurang beruntung karena banyak hal. Tak sekadar salih, yang cukup menjadi puas untuk diri sendiri. Jadilah muslih, yang ikut merasakan derita kaum fakir, yang karena untuk mereka, Tuhan mengancam tetangganya dengan sanksi yang berat karena tertidur pulas di saat mereka merintih kelaparan. Congratulations, Saffanah Rizkah Muttaqinah Anwar. Wallahua’lam. (*)