Ia mengaku, sejauh ini tidak ada anggaran perbaikan untuk seluruh fasilitas di objek wisata yang masuk 10 Bali baru di Indonesia ini. Sebab itu, dampak dan ancaman kerusakan ini akan segera koordinasikan untuk diatasi.
“Jadi sampai detik ini tidak ada, tapi saya sudah dipanggil asisten I, untuk bersama Bappeda turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan,” timpal dia.
Pada pengecekan nanti, lanjut dia, akan dilakukan pendataan semua kerusakan, kemudian dibuat perencanaan untuk dimasukkan dalam anggaran tahun 2025.
“Kaban Bappeda juga sudah iyakan untuk perencanaan perbaikan pada tahun 2025. Tapi, kita hitung dulu untuk kerusakan totalnya berapa. Nanti kita masukan didalam permintaan itu,” cetus dia.
Ia pun berharap masalah infrastruktur di Pulau Dodola ini bisa terakomodir di APBD Tahun 2025 agar bisa dilakukan perbaikan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.