Ia menambahkan, hal ini juga membuat dilema sejumlah distributor di Maluku Utara, karena mereka telah membeli banyak barang-barang untuk stok.
Namun dari itu timbul kekhwatiran, karena semakin banyak barang yang ditampung dengan hasil beli dengan harga besar kemudian di jual lagi ke masyarakat dengan harga yang lebih besar pula, dan hasilnya masyarakat tidak mau beli.
“Kemungkinan harga bisa stabil dan produksi beres dari lumbungnya lancar pada pertengahan Maret nanti,” jelasnya.
Menurutnya, Pemrov Maluku Utara melalui pihaknya sudah menargetkan stok bahan pokok sampai dengan barang jenis beras itu masih aman sampai dengan pertengahan ramadhan nanti tahun ini.
“Jadi sesuai data tim yang mengkroscek langsung ke distributor di Ternate, ditemui stok bisa mencukupi sampai pertengahan puasa,” pungkasnya


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.