“Kami berharap agar pemilu berjalan dengan baik dan tenang, agar demokrasi di Halmahera Barat menjadi bersih,” tutur Nimbrot.

Sementara Kapolres AKBP Erlichson Pasaribu menyatakan, pihaknya menerjunkan 222 personel untuk pengawasan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Ditambah 33 personel Brimob yang standby. Untuk 222 personel itu ada yang 1 personel mengawasi 2 TPS dan ada yang 1 personel mengawasi 1 TPS. Tergantung pola pengamanan kita. Kita berharap proses pungut hitung berjalan deng aman dan tertib, segala hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban bisa kita cegah,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri selaku Pembina Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kusuma Jaya Bulo menegaskan, semua pelanggaran pemilu akan diproses. Akan tetapi ia berharap, semua berjalan profesional.

“Kita riang gembira, aman dan damai. Kemudian teman-teman peserta pemilu mudah-mudahan mengerti itu semua. Yang namanya pilihan tergantung masyarakat. Menang kalah itu hal biasa,” pungkasnya.