“Itu dilihat nilai tertinggi, baru dinilai begitu terus sesuai kebutuhan juga. Misalnya kebutuhan di puskesmas ada 5 kuota dan yang mendaftar ada 6 orang maka satunya itu harus gugur, dan gugurnya ini contoh di tempat lain masih membutuhkan dia secara otomatis tergeser dengan aplikasi dengan jurusan yang sama,” jelasnya.

“Dan saat ini RSUD Ir. Soekarno itu masih butuh karena masih kurang, jadi kemungkinan besar itu bidan dan perawat. Tapi aplikasi yang buat itu bukan torang (BKD, red). Tapi yang tidak lulus itu, kayak di DPMD dan Perindagkop, karena yang daftar banyak sekali, yang butuh cuma 3 orang,” tandas Musriyana.