Oleh: Hudan Irsyadi
Sekretaris Panitia
_______
HARI ini tanggal 26 Desember 2023 Smansa angkatan 1998 melaksanakan reuni perak. Konon angkatan ini disebut angkatan reformasi karena pada tahun tersebut negara Indonesia mengalami proses itu. Di mana demonstrasi massa/rakyat untuk menggulingkan salah satu rezim diktator terjadi pada tahun 98.
Pada waktu itu, kami (angkatan 98) belum tahu apa-apa terkait kediktatoran rezim (orde Baru) yang berkuasa selama 32 tahun. Sejatinya kami masih hijau di dunia perpolitikan Indonesia saat itu. Terlepas dari itu, kami pun tumbuh dan berkembang mengikuti proses perubahan tersebut.
Selama 25 tahun lamanya, akhirnya kami dijumpakan dengan momentum silaturahmi reuni perak. Satu per satu teman-teman yang berjarak, didekatkan dengan slogan angkatan reformasi. Kalau mau jujur, kamilah angkatan yang memiliki slogan yang mudah diingat, yakni “angkatan reformasi”.
Seperti biasa jika pelaksanaan reuni, baik itu dilakukan oleh alumni dari institusi formal mau tidak formal tentu mempunyai cerita yang saling bertaut. Sama halnya Smansa 98. Dengan mengusung tema “Persahabatan, Kenangan, dan Reformasi” adalah wujud dari bagaimana angkatan reformasi menunjukkan kepada khalayak tentang persahabatan yang menembus zaman. Artinya, waktu boleh berubah, tapi persahabatan yang dipupuk angkatan 98 selalu tumbuh dan membersemai antar sesama angkatan.
Hari ini, tak terasa sudah 25 tahun lamanya kita menanggalkan seragam putih abu-abu. Dengan cita-cita yang kita usung semasa SMA tentu berdampak pada suatu pencapaian. Meskipun tak sedikit dari teman-teman yang cita-citanya meleset. Sama halnya dengan saya yang ingin menjadi dokter tapi tidak kesampaian. It’s not problem. Yang penting menjadi orang baik itu sudah cukup.
Begitupun yang dialami sahabat M Fadli Yasin yang bercita-cita menjadi pilot, tapi sekarang menjadi aparatur sipil negara. Dan itu adalah pekerjaan yang baik. Kata Fadli, yang penting kita selalu menabur kebaikan kepada orang lain.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.