R. Graal Taliawo menyampaikan niatnya untuk melakukan safari politik gagasan ke setiap kabupaten di Maluku Utara. Awal tahun 2023 dibuka dengan Halmahera Timur, lanjut Halmahera Tengah, Halmahera Barat, kemudian pada Juli lalu Halmahera Selatan. September ini ke Halmahera Utara dan Morotai.

“Semoga ada kesempatan dan berkat untuk menjalankan rencana itu. Saya ingin semua basudara di setiap kabupaten bisa mendapatkan pengalaman dan pemahaman mengenai politik gagasan. Termasuk selanjutnya kita akan agendakan ke Kabupaten Kepulauan Sula, Taliabu, Ternate, juga Tidore. Menyapa mereka yang sudah semangat mengusulkan desa-desanya,” ujar laki-laki kelahiran Wayaua, Bacan, ini.

Graal ingin pengetahuan mengenai politik tidak terbatas hanya pada kalangan atas dan intelektual. Melalui safari ini ia mendobrak sekat itu dan mendatangi warga di desa-desa. Substansinya adalah ia mau kita (sebagai pemilih) selektif memilih calon pemimpin/pejabat publik (baik level desa, kabupaten/kota, provinsi, maupun pusat). “Hakimi” dan seleksi secara kritis setiap kandidat berdasarkan kapasitas diri, kualitas gagasan dan tawaran agenda kerjanya kelak ketika menjabat.

Diskusi Politik Gagasan di Desa Todowongi, Halmahera Barat, Juni 2023. (Istimewa)

Ia mengkritik berat praktik politik selama ini yang cenderung transaksional (jual-beli suara dengan beragam modus) dan memolitisasi identitas. Menurutnya, keadaan bahwa banyak warga yang belum sejahtera, salah satunya, karena buah dari praktik politik yang rusak tersebut.

Untuk perbaikan ke depan, maka perubahan sikap kita dalam berpraktik politik harus dilakukan hari ini. Ia mengajak kita sama-sama menolak dan menyudahi politik transaksional dan politisasi identitas dengan berpolitik gagasan. Diharapkan, dengan itu kita turut memotong salah satu akar persoalan.

Pada sisi lain, yang menarik dibicarakan adalah mengenai pembiayaan. Selain tenaga, safari politik gagasan ini tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bisa dibayangkan biaya operasional untuk transportasi, penginapan, konsumsi, perlengkapan diskusi, dan lainnya.

“Banyak juga yang menanyakan terkait pembiayaan ini. Saya selalu sampaikan pada setiap diskusi. Kami (saya dan istri) sepakat menyisihkan sebagian berkat kami untuk pendidikan politik kewargaan ini. Sangat bersyukur dan berterima kasih istri saya begitu mendukung hal ini,” ucap Graal dengan jelas.