Ia menambahkan, berbagai perspektif serta pendekatan historis yang disampaikan oleh masing-masing marga memberi arti bagi khazanah pengetahuan sejarah kampung nelayan ini.
“Demikian juga para akademisi, sejarawan dan pemerhati sejarah yang kita undang menambah literasi sejarah kampung Tomalou. Makanya hasil pengkajian dan seminar sejarah ini akan kita bukukan menjadi sebuah buku,” kata Ismanto.

Setelah penetapan kemarin, lanjutnya, panitia FKNT akan melaksanakan pengukuhan Hari Jadi Tomalou pada malam hari H pembukan Festival Kampung Nelayan Tomalou yang akan dihelat pada 9 September 2023 mendatang.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.