Ia bilang, sebagai wakil rakyat, DPRD semestinya memberikan contoh ke masyarakat. Bukan malah bertindak semena-mena menyerobot lahan warga.

“Saya tidak mau, pokoknya harus dibongkar itu lahan saya. Kalau mau dibayar pun saya tidak mau. Bagaimana mau atur rakyat kalau model begitu main tabrak-tabrak dan bongkar-bongkar,” cetusnya.

Terpisah, Kabag Humas DPRD Abdu Hi Sergi saat dikonfirmasi mengklaim pekerjaan rehabilitasi musala sama sekali tidak sampai ke lahan Budi Liem.

Menurutnya, pekerjaan renovasi musala baru tahap pondasi. Dan itu pun, tidak kena ke area lahan Budi Liem.

“Belum dibongkar semua karena masih tahap pondasi dan musala juga masih berdiri belum bongkar,” kata Abdu.

Meski begitu, ia bilang, pihaknya akan mengecek kembali lokasi tersebut.

“Nanti kami kroscek ulang lagi ya. Itu juga lokasi lama kok,” tukasnya.