Tandaseru — Keluarga tukang bentor berinisial LA (56 tahun) yang ditemukan tewas di bawah tebing Army Dock mendesak kepolisian mengusut penyebab kematian korban. Pasalnya, keluarga menduga kematiannya tak wajar.
Menurut pihak keluarga, ada bekas goresan di bagian jidat. Sedangkan perut korban tampak kebiruan.
“Jadi sebagai keluarga kami akan tetap proses atas kematian ayah kami,” ujar Murki, anak kandung korban, Selasa (18/7).
Kejanggalan, kata Murki, juga dilihat dari lokasi kematian korban. Selain itu, nomor ponsel korban juga masih aktif hingga kini.
“Kalau meninggal murni, kenapa sampai sekarang HP ayah saya kalau kita hubungi masih aktif. Jadi kami menginginkan agar tetap diproses,” tukasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.