“Dugaan saya, ini tindakan yang sengaja dilakukan oleh oknum ASN di internal Pemda, karena hilang kepercayaan terhadap Bupati,” tutur salah satu ASN yang enggan namanya dipublikasikan.
Ia juga menyesalkan hingga saat ini gaji 13 ASN Pemda Halbar tak kunjung dicairkan.
“Semestinya tunjangan kinerja jangan dulu dicairkan tetapi yang diutamakan itu gaji 13, sebab tunjangan kinerja (tukin) hanya bisa dirasakan oleh yang memiliki jabatan tertentu. Mestinya gaji 13 sudah harus dicairkan, karena kalau tukin saja yang dicairkan maka sudah tentunya para staf yang tidak memiliki jabatan merasa terabaikan,” cetusnya.
Sementara Kepala Seksi dan Kerjasama Satpol PP Haerun Hamjah mengaku pihaknya akan membersihkan grafiti tersebut.
“Tadi salah satu kabid di Dinas PUPR mengaku akan menanggung cat, dan kami yang nanti membersihkan coretan-coretan itu,” ujar Haerun.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.