“Jika bisa, nanti saya akan berkoordinasi dengan teman saya yang punya travel menyiapkan hotel transit yang dekat-dekat dengan Masjidil Haram dan juga di Madinah karena saya sudah pernah sampai di asrama-asrama haji Indonesia sangat jauh dengan Masjidil Haram,” akunya.
“Ini tujuannya untuk apa, tujuannya untuk memberi tempat kepada seluruh jamaah haji Taliabu pada saat melakukan salat di Mekkah di Masjidil Haram dan Madinah. Maksud saya mau mempermudah jamaah haji Taliabu biar mereka bisa banyak melakukan salat di Masjidil Haram karena yang terjadi selama ini setelah selesai melakukan rukun haji, istirahatnya kan cukup lama,” pungkasnya.
Sementara itu, Nasaruddin Ali, Kepala Kemenag Taliabu, mengatakan berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 189 tahun 2023 tentang Kuota Haji Indonesia Tahun 1444 H ditetapkan sebanyak 221.000 orang, dan kuota untuk Maluku Utara sebanyak 1.076 orang.
Dibagi ke 10 kabupaten/kota, Taliabu mendapatkan kuota sebanyak 38 orang. Berdasarkan Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor 323/KPTS/MU/2023 tanggal 2 Maret 2023.
“Di luar kuota haji Indonesia sebanyak 221.000 ada kebijakan Pemerintah Arab Saudi menambah kuota haji sebanyak 8.000, namun sampai dengan hari ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait dengan penambahan kuota tersebut,” jelas Nasaruddin.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.