Institut tersebut berfokus pada ilmu perencanaan, ekonomi dan kebijakan kota dan daerah. Mereka juga menawarkan berbagai program kursus-akademik profesional di berbagai bidang pembangunan berkelanjutan.

“Para calon pengambil kebijakan dilatih dan diberi kasus nyata permasalahan yang dialami berbagai kota dan daerah di berbagai penjuru dunia,” timpalnya.

Rizal berharap, dari kunjungan ini kepala daerah delegasi Indonesia termasuk Kota Ternate, dapat bersama-bersama berbagi pemikiran dan solusi atas permasalahan di daerahnya, membuka dan memperluas jejaring serta meningkatkan inovasi atas produk lokalnya maupun berkolaborasi melaksanakan pembangunan di daerah dan lintas daerah secara global.

“Kota Ternate sudah saatnya memperkuat diri dan melakukan berbagai upaya kerjasama global dalam menjawab tantangan masa depan,” ujar Rizal mengakhiri.