Sehingga di tahun ini Dinas PUPR Malut menganggarkan biaya pengurusan Amdal.
“Itu sudah di anggarkan, kita berharap secepatnya bisa teratasi,” ungkapnya.
Meski begitu, Saifuddin berujar, Dinas PUPR Malut terus mendorong percepatan pembangunan di Pulau Obi.
“Misalnya di Pulau Obi itu sudah kita kerjakan ruas jalan paket Wayaloar-Soligi dan Laiwui-Jokotamo-Anggai. Paket berjalan mulus lantaran tidak membutuhkan izin lingkungan,” cetusnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.