“Harapannya ketika alam terjaga dan bermanfaat secara ekonomi, peserta disini bisa memberikan kontribusi yang aktif dalam pengembangan geopark, salah satunya mereka mampu mengembangkan geoproduk yakni produk-produk dari geopark yang bisa dimanfaatkan sebagai produk baru seperti souvenir,” pintanya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Wali Kota Ternate Bidang Geologi Abdul Kadir Arif menjelaskan diklat ini adalah langkah paling utama dalam Ternate menuju Geopark Nasional dan visitasi terkait dengan warisan geologi.

“Peserta yang hadir ini merupakan teman-teman yang ada di lingkar destinasi, terutama komunitas lokal ada Pokdarwis, Komunitas Lingkar Destinasi, Ternate Geopark Youth Forum dan Ternate Creative Space yang akan dilaksanakan 15 sampai 18 Mei 2023,” ungkap Abdul Kadir.

Ia berharap setelah kegiatan ini para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan dari Pemerintah dan Badan Pengelola Geopark tentunya untuk ikut mensosialisasikan kepada masyarakat di lingkar destinasi bahwa Ternate hari ini punya potensi selain Kota Pusaka, selain Kota Rempah, kita juga menuju Geopark Nasional.