Dengan konsolidasi partai di lapangan dan semangat kader, sambungnya, ia lantas diminta seluruh kader, simpatisan dan pengurus DPC Partai Demokrat untuk maju mendaftar sebagai caleg DPRD Provinsi Maluku Utara.

“Faktanya, saya disabotase menjelang akhir penetapan bacaleg provinsi daerah pemilihan III Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah dan Halmahera Timur. Saya kecewa dengan keputusan ini, maka saya mengajukan surat pengunduran diri. Saya tidak tahu pertimbangan DPD Partai Demokrat seperti apa. Mungkin teman-teman media dapat tanyakan kepada Ketua DPD Partai Demokrat Bang Rahmi Husen,” tandas Ubaidi.

Ketua Partai Demokrat Malut M Rahmi Husen yang dikonfirmasi terpisah menyatakan, partai memiliki pertimbangan rasional sendiri sehingga tak mengusung Ubaidi.

Ia mengungkapkan, selama dua periode pemilihan legislatif, Demokrat tak mendapat satu pun kursi di DPRD Halteng maupun DPRD Malut dapil III. Alhasil, di masa kepemimpinannya ia punya tugas besar membawa pulang kursi parlemen di wilayah tersebut.

“Di periode ini, salah satu tanggung jawab besarnya adalah menghadirkan kursi di sana,” ujarnya.