Dilansir dari BBC, penyebab konflik Sudan adalah buntut kudeta tahun 2021. Sejak kudeta, Sudan dijalankan dewan jenderal yang dipimpin dua petinggi militer. Mereka adalah Jenderal Abdel Fattah Al-Burhan, kepala angkatan bersenjata dan presiden negara itu, dan wakilnya serta pemimpin RSF, Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo atau lebih dikenal dengan nama Hemedti.
Masalah utama konflik adalah rencana memasukkan sekitar 100.000 Rapid Support Forces (RSF) ke dalam tubuh tentara. Kedua jenderal tersebut berbeda pendapat terkait siapa yang akan memimpin pasukan baru itu.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.