Pada lebaran kali ini, kata Aliong, harus dijadikan sebagai momentum untuk membangun kebersamaan dalam menyukseskan pembangunan daerah.
“Melalui gema takbir ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, baik antara sesama muslim maupun antar umat beragama lainnya,” imbuhnya.
Oleh sebab itu pula, bupati dua periode ini meminta kepada peserta pawai takbir keliling untuk tidak menodai malam takbiran ini dengan ugal-ugalan saat berkendara.
“Saya minta peserta untuk tidak ugal-ugalan, mengikuti arahan petugas kepolisian,” pinta Aliong Mus.
Sementara pantauan tandaseru.com, Bupati Aliong Mus yang ditemani beberapa OPD sebelumnya mengumandangkan takbir menyambut idul Fitri 1444 Hijriah di Masjid Raya Bobong, Nur Aisyah.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.