Menurutnya, korban diduga melakukan aksi bunuh diri dalam keadaan mabuk.
“Dia stres terus minum lalu mabuk dan bunuh diri di tanjung,” tutur Rujiono.
Setelah kejadian, orang tua korban sejauh ini tidak melaporkan peristiwa itu ke polisi.
“Sebenarnya orang tuanya tidak laporan atau menuntut penyelidikan. Tapi kepolisian tetap turun ke TKP untuk pastikan,” jelasnya.
“Nanti kami sampaikan lagi fakta-fakta di lapangan dan kami buat laporan resmi, karena anggota masih turun ke lokasi, karena di desa itu tidak ada jaringan Telkomsel,” pungkas Rujiono.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.