Setelah negosiasi, manajemen akhirnya membeli klub Putra Delta Sidoarjo yang berlaga di Liga 2 senilai Rp 10 miliar. Kesepakatan jual beli dibuat di hadapan notaris Patrick Louis Hendrik Gaspersz pada 30 Januari 2023.

“Klub sepak bola Putra Delta Sidoarjo kemudian berganti nama menjadi klub sepak bola Malut United FC sesuai surat PT Putra Delta Indonesia nomor 0001/I/PDS/2023 tanggal 13 Januari 2023 yang ditujukan kepada Sekjen PSSI,” terang Zainuddin.

Zainuddin bilang, Malut United FC dibentuk untuk membangkitkan kembali gairah persepakbolaan di kalangan generasi muda dan masyarakat Maluku Utara pada umumnya. Dalam inventarisasi Malut United FC, saat ini ada lebih kurang 50-an pemain sepak bola asal Maluku Utara yang bermain di berbagai klub di Liga 1, Liga 2 maupun Liga 3.

“Diharapkan nanti, anak-anak muda ini kelak bisa bergabung dan bermain mewakili klub sepak bola yang memang berasal dari Maluku Utara dan memiliki homebase di Maluku Utara. Apabila ini kelak menjadi kenyataan, maka mimpi besar pemilik klub ini dapat diwujudkan, yaitu mengantarkan Malut United FC ke kasta yang lebih tinggi yaitu Liga 1, dan merupakan sumber rekrutmen bagi pemain-pemain timnas Indonesia nanti,” jabarnya.

Manajemen sendiri telah membidik Stadion Gelora Kie Raha Ternate sebagai homebase Malut United. Sayangnya, gayung belum bersambut. Pemkot Ternate hingga kini belum memberikan lampu hijau.