Penurunan produksi padi yang cukup besar pada 2022 terjadi di beberapa kabupaten seperti Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Halmahera Utara dan
Pulau Morotai.
“Di sisi lain, hanya terdapat satu kabupaten/kota yang mengalami peningkatan produksi padi, yaitu Halmahera Timur. Tiga kabupaten/kota dengan total produksi padi (GKG) tertinggi pada 2022 adalah Halmahera Timur, Halmahera Utara, dan Pulau Morotai,” terangnya.
Sementara itu, tiga kabupaten/kota yang tidak terdapat produksi padi yaitu Pulau Taliabu, Ternate, dan Tidore Kepulauan. Berdasarkan potensi produksi padi pada awal tahun 2023, beberapa kabupaten/kota dengan potensi produksi padi (GKG) tertinggi pada Januari hingga April 2023 adalah Halmahera Timur, Halmahera Utara, dan Pulau Morotai.
Sementara itu, sebanyak lima kabupaten/kota tidak terdapat potensi produksi padi, yaitu Halmahera Tengah, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu, Ternate, dan Tidore Kepulauan.
Tinggalkan Balasan