“Tentu saja banyak orang punya andil, baik langsung atau tidak langsung. Kami telah merampungkan dokumen naskah akademik tokoh pendiri dan pejuang, bahkan telah disidang oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) provinsi serta diserahkan kepada Dinas Sosial Provinsi. Mohon kiranya Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Pak Gubernur dapat memberikan penghargaan mereka, sebagai bentuk pengakuan kepada 32 orang pendiri dan pejuang pendidikan tinggi di Maluku Utara,” tandas Ridha. Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba menjelaskan, pemerintah provinsi akan selalu hadir dalam setiap upaya kemajuan pembangunan pendidikan untuk peningkatan mutu SDM di Maluku Utara. “Untuk menghadapi era revolusi global 5.0, pendidikan berperan krusial dalam mempertinggi kualitas SDM. Hal tersebut menyebabkan pendidikan merupakan aspek yang terdampak besar oleh kemajuan teknologi. Untuk itu, pengambilan sumpah dokter baru angkatan pertama Profesi dokter pada Fakultas kedokteran Universitas Khairun pada hari ini adalah sebuah kemajuan dan pencapaian di bidang pendidikan yang sangat membanggakan kita semua,” ucapnya.