“Namun juga berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Utara, yang masing-masing sebanyak 1 orang. Secara keseluruhan lulusan yang berasal dari Kota Ternate sebanyak 12 orang, dari Kabupaten Halmahera Barat sebanyak 4 orang, masing-masing 1 orang dari Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, dan Kabupaten Halmahera Timur,” tuturnya.

Ridha mengaku ada keterbatasan yang menyebabkan terbatasnya ruang kelas. Ditambah lagi dengan sangat terbatasnya fasilitas pendukung pembelajaran, seperti gedung laboratorium yang dilengkapi peralatan laboratorium standar. “Satu hal yang juga memegang peran sangat penting adalah jumlah dan kualifikasi SDM, khusus di Fakultas Kedokteran. Selain penambahan jumlah, kita harus mendorong bahkan mewajibkan mereka studi lanjut baik untuk jenjang pendidikan magister dan atau spesialis maupun doktor sesuai kebutuhan,” ujarnya. “Ini semua merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi bila kita ingin tetap mempertahankan dan bahkan meningkatkan mutu pendidikan, akreditasi Program Studi, akreditasi RS CB sebagai rumah sakit pendidikan maupun akreditasi institusi Unkhair,” tambah Ridha. Ia menambahkan, banyak hal yang telah dilalui dalam menghasilkan 21 dokter baru ini.