“Karena pemuda masih dengan ideologi dengan pemikiran yang sangat fresh, sehingga pemerintah daerah perlu untuk memberikan sarana dan prasarana demi tujuan kita dalam memiliki sumber daya yang berkualitas dapat tercapai dengan mempersiapkannya dari sekarang,” ujar Yakub.
Tak lupa, Yakub juga mengajak para peserta selaku wirausaha agar bersama dengan pemerintah daerah untuk memikirkan program-program yang tepat sasaran kepada pemuda sekaligus untuk menyasar pertumbuhan ekonomi melalui penguatan ekspresi, pelatihan UMKM dan pengembangan kewirausahaan pada pemuda yang akan menjadi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tidore Kepulauan.
“Saya berharap agar peserta kegiatan dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan dapat memberi masukan yang membangun karena hal tersebut sangat penting,” harap Yakub.
Sementara, Stella Novita Momole dalam laporannya mengatakan, rakor program kepemudaan dan kewirausahaan bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dalam berbagai aspek pengembangan dan perluasan usaha serta memanfaatkan jiwa organisasi pada generasi muda untuk terjun ke dunia wirausaha.
“Kegiatan ini dilakukan selama dua hari dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang dari delapan kecamatan yang tersebar di Kota Tidore,” kata Stella.
Rakor ini juga menghadirkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tidore Kepulauan Ali Dukomalamo, Ratna Namsa, BLK Kota Ternate, Polda Maluku Utara, BRI Soasio dan pengusaha sukses Qamaruddin Muhammad sebagai pemateri.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.