Tandaseru — Pemerintah daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, di bawah kepemimpinan Bupati Aliong Mus dan Wakil Bupati Ramli berhasil menekan angka stunting sebesar 11,5 persen.

Angka stunting di Taliabu yang sebelumnya 35,5 persen turun jadi 23,7 persen.

“Alhamdulillah pada tahun kemarin, percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pulau Taliabu sendiri mengalami penurunan kasus yang sangat signifikan. Kabupaten Pulau Taliabu berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2021 sebesar 35,2 persen dan pada tahun 2022 sebesar 23,7 persen. Dari data tersebut terlihat bahwa adanya tren penurunan kasus stunting 11,5 persen,” Ungkap Bupati saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan Duta Sgo Ngka, Selasa (31/1) malam.

Dengan adanya pengukuhan Duta Sgo Ngka di desa-desa lokus stunting oleh Duta Sgo Ngka Kabupaten Zahra Yolanda Aliong Mus, kata Bupati target penurunan stunting di Pulau Taliabu pada tahun 2024 bisa mencapai 0 persen.

“Jadi pada tahun berikutnya, target percepatan penurunan stunting yang lebih terstruktur dan masif lagi untuk mencapai target nasional 14 persen di tahun 2024. Bahkan dapat kita capai lebih dari itu, komitmen yang kuat dari kita semua. Tidak hanya komitmen di tingkat kabupaten, upaya advokasi komitmen pemerintah kecamatan sampai pemerintah desa juga harus optimal. Targetnya 0 persen di Kabupaten Pulau Taliabu,” tegasnya.