“Saya sudah pernah berkoordinasi berapa kali dengan Kabid Kebersihan namun sampai saat ini sampah belum diangkut. Apa perlu kita harus melaporkan dulu ke Bupati, baru sampah itu diangkat?” ujarnya.
Lantaran sudah beberapa minggu tidak diangkut DLH, Hardi pun mengambil langkah ekstrem mengangkut sampah itu dam membawanya ke kantor DLH. Langkah ini merupakan bentuk protesnya atas pengelolaan sampah di Halbar.
“Karena sudah bau dan tidak diangkat-angkat, tadi pagi saya angkat dan antar sampah di kantor DLH,” akunya.
Ia menegaskan, DLH harus serius melihat kondisi sampah yang ada di seputaran Kota Jailolo. Sebab menurutnya, hal tersebut sangat mengganggu kenyamanan.
“Kabid kebersihan tidak punya niatan baik, kalau Kabid Kebersihan hanya berorentasi proyek maka jadi kontraktor saja,” sindirnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.