“Nilai impor Provinsi Maluku Utara pada November 2022 sebesar US$412,22 juta, naik 16,48 persen dibanding Oktober 2022 yang senilai US$353,91 juta. Volume impor Provinsi Maluku Utara pada November 2022 sebesar 445,52 ribu ton naik sebesar 58,21 persen dibanding Oktober 2022 yang sebesar 281,61 ribu ton,” paparnya.

Lebih jauh, kata Aidil, pada bulan November 2022, Provinsi Maluku Utara mengimpor 39 golongan barang dengan nilai impor terbesar pada golongan Mesin-mesin/Pesawat Mekanik (HS 84) senilai US$208,57 juta.

“Barang impor Provinsi Maluku Utara pada bulan November 2022 berasal dari Tiongkok, Saudi Arabia, Kuwait, Rusia, Uni Emirat Arab, Australia, Jerman, Qatar dan Amerika Serikat,” terangnya.

Menurutnya, nilai impor Provinsi Maluku Utara pada Januari-November 2022 adalah sebesar US$3.464,92 juta atau meningkat sebesar 143,02 persen dibandingkan dengan impor Januari-November 2021 yang senilai US$1.425,75 juta.

“Volume impor Provinsi Maluku Utara Januari-November 2022 adalah sebesar US$3.363,9 juta atau meningkat sebesar 74,29 persen dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2021. Neraca perdagangan Provinsi Maluku Utara pada bulan Januari sampai dengan November 2022 mengalami surplus senilai US$4.017,10 juta,” tandas Aidil.