“Karena kondisi jalan, ada berjalan kaki ke sekolah dengan jarak tempuh 6 kilometer pergi dan pulang sekolah,” sambung dia.
Ia menambahkan, belum lagi daerah saat mengalami defisit hingga Rp 80 miliar hingga utang daerah di pusat yang telah menumpuk.
“Mulai dari defisit 80 miliar, terus utang Daerah ke PT SMI atau PEN ke pemerintah pusat sebesar 200 miliar dan masih sangat banyak lagi yang perlu kita seriusi mengawal masalah ini,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.