Di sela-sela pembukaan Festival Literasi, Kepala Perpusnas selaku keynote speaker memaparkan soal Rumusan Lima Tingkatan Literasi.
Lima tingkatan tersebut adalah mengenal baca tulis, hitung dan karakter; kemampuan mengakses ilmu pengetahuan terbaru; kemampuan memahami yang tersirat dari yang tersurat; melahirkan inovasi dan kreativitas; serta kemampuan memproduksi barang dan jasa.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi paling penting bagi kehidupan manusia seutuhnya terutama dalam mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia yang lebih baik. Ketertinggalan pendidikan di Maluku Utara salah satu faktornya adalah rendahnya minat baca.
“Jika sumber daya manusia pada suatu daerah berkualitas tinggi, maka demikian pulalah kualitas kehidupan masyarakatnya. Dengan demikian maka gerakan literasi harus selalu dikampanyekan,” ujar Gubernur.
Penyelenggaraan Festival Literasi Maluku Utara, ucapnya, merupakan langkah positif dan strategis membangkitkan gairah literasi di tengah lesunya minat baca masyarakat.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.