“Jadi, jalan berlubang yang ditangani itu dimulai dari Kantor Samsat sampai ke Desa Wayabula,” kata dia, Sabtu (24/9).
Alasan penanganan secara bertahap ini lantaran keterbatasan anggaran.
“Selain dari keterbatasan anggaran, indeks kerusakan atau jalan berlubang yang lebih parah itu ke arah Desa Wayabula. Sehingga pada tahun ini, dengan anggaran yang ada kita optimalisasi untuk jalan berlubang yang ada di kantor Samsat sampai ke Desa Wayabula,” jelasnya.
Untuk tahun berikutnya, PPK akan fokus di Bere-Bere, Kecamatan Morotai Utara, sampai ke Sopi Kecamatan Morotai Jaya.
“Nanti setelah itu baru kita fokus lagi ke arah Sopi sampai Wayabula lagi,” ujarnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.