Oleh: Herman Oesman

Dosen Sosiologi FISIP UMMU

______

“Ketimpangan adalah eksploitasi terhadap buruh demi akumulasi modal di tangan kapitalis” (Karl Marx, 1818-1883)

KEHADIRAN korporasi/industri besar di perut bumi Halmahera, telah melambungkan harapan untuk nantinya dapat mengerek daya dan nyala hidup masyarakat Halmahera yang selama ini dibekap ketidakberdayaan dan ketidakmenentuan.

Pameo yang kerap dipercaya : “daerah kaya sumberdaya alam akan menyumbang manfaat lebih bagi masyarakatnya” ternyata tak berlaku di Halmahera.

Sebaliknya, yang terjadi, hadir ancaman tersembunyi bermata dua. Ancaman hilangnya potensi alam yang disedot ke pusat akumulasi modal korporasi dan ancaman keselamatan kerja para pekerja, merupakan intaian nyata bagi eksistensi ekosistem wilayah.

Beberapa waktu lalu publik Maluku Utara dihebohkan dengan terjadinya kecelakaan kerja di PT IWIP (Indonesia Weda Bay Industrial Park) yang menewaskan sejumlah karyawan. Data mencatat, Sabtu (2/4/2022) terjadi kecelakaan yang dialami 11 karyawan PT IWIP, lima diantaranya tewas (Nuansa Malut, 2/4/2022).

Sebelumnya berita yang sama menyergap publik. Pada Selasa (15/2/2022) lalu terjadi kecelakaan lalu lintas yang dialami karyawan PT IWIP, mereka terlindas truk tanki BBM (Halmahera Post, 15/2/2022).