Dikatakan, esensi dari semua kebijakan program yang termaktub dalam RPJMD adalah implementasi Visi dan Misi Ternate Andalan, yaitu Mewujudkan Ternate yang Mandiri dan Berkeadilan.

“Dalam pelaksanaan sosialisasi dan evaluasi ini, Saya berharap dokumen perencanaan dapat tersosialisasi dengan baik, dan dapat meningkatkan kapasitas peserta dalam pemahaman dokumen perencanaan daerah dan sekaligus menjadi catatan penting untuk mengukur sejauh mana keberhasilan implementasi program kegiatan OPD di setiap tahunnya,” terang dia.

“Keterkaitannya dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai parameter atau nilai ukur dalam sebuah pencapaian program dan kegiatan, khususnya terhadap keterkaitan Visi, keterkaitan Misi dan 14 program prioritas terhadap IKU. Itu sebagaimana yang telah tertuang dalam BAB  VIII RPJMD Kota Ternate tahun 2021-2026,” sambung Tauhid.

Terpisah, Kepala Bapppelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, dalam kegiatan sosialisasi dan evaluasi dekumen RPJMD Kota Ternate tahun 2021-2026 melibatkan sejumlah narasumber.

Diantaranya, Kabid Pengendalian Evaluasi dan Pelaporan Bappeda Maluku Utara Herifal Naly Thomas, Direktur Pascasarjana Ilmu Administrasi UMMU Thamrin Husain, Tenaga Ahli Bappeda Maluku Utara Mochammad Husnullah Pangeran dan Sekretaris Inspektorat Kota Ternate Muhammad Ali Gani Arif.

“Bappelitbangda juga punya kepentingan untuk menilai tentang sudah sejauh mana program-program di setiap OPD punya keterkaitan persentasi target, sudah capai atau belum,” tandas Rizal.