Ke-14 program prioritas tersebut diantaranya:
  1. Pengembangan iklim usaha yang kondusif serta peningkatan daya saing industri kreatif, UMKM dan IKM.
  2. Pembangunan infrastruktur dasar pada wilayah Moti, Hiri dan Batang Dua.
  3. Mendorong kemudahan akses pasar bagi masyarakat wilayah Moti, Hiri, dan Batang Dua.
  4. Optimalisasi sumber-sumber penerimaan daerah.
  5. Peningkatan kualitas pelayanan publik.
  6. Pembinaan ASN yang profesional.
  7. Perlindungan dan pelestarian cagar budaya.
  8. Membangun dan menghidupkan entitas keragaman sosial budaya masyarakat.
  9. Revitalisasi dan penataan pola ruang kota yang berkelanjutan.
  10. Industrialisasi pengolahan sampah secara partisipatif.
  11. Konservasi sumber daya air.
  12. Literasi dan mitigasi kebencanaan.
  13. Pengembangan Kota sebagai pusat informasi dan konsolidasi barang/jasa.
  14. Revitalisasi dan penguatan peran BUMD.

“RPJMD Kota Ternate Tahun 2021-2026, merupakan dokumen perencanaan Pemerintah Kota Ternate, yang merupakan arah, pedoman sekaligus kompas untuk memandu perangkat daerah dalam merumuskan kebijakan. Kebijakan-kebijakan yang telah dirumuskan tersebut merupakan saripati dari sejumlah aspirasi dan isu-isu aktual yang saya dapatkan saat masa kampanye politik,” jelas Tauhid.