Ke-14 program prioritas tersebut diantaranya:
- Pengembangan iklim usaha yang kondusif serta peningkatan daya saing industri kreatif, UMKM dan IKM.
- Pembangunan infrastruktur dasar pada wilayah Moti, Hiri dan Batang Dua.
- Mendorong kemudahan akses pasar bagi masyarakat wilayah Moti, Hiri, dan Batang Dua.
- Optimalisasi sumber-sumber penerimaan daerah.
- Peningkatan kualitas pelayanan publik.
- Pembinaan ASN yang profesional.
- Perlindungan dan pelestarian cagar budaya.
- Membangun dan menghidupkan entitas keragaman sosial budaya masyarakat.
- Revitalisasi dan penataan pola ruang kota yang berkelanjutan.
- Industrialisasi pengolahan sampah secara partisipatif.
- Konservasi sumber daya air.
- Literasi dan mitigasi kebencanaan.
- Pengembangan Kota sebagai pusat informasi dan konsolidasi barang/jasa.
- Revitalisasi dan penguatan peran BUMD.
“RPJMD Kota Ternate Tahun 2021-2026, merupakan dokumen perencanaan Pemerintah Kota Ternate, yang merupakan arah, pedoman sekaligus kompas untuk memandu perangkat daerah dalam merumuskan kebijakan. Kebijakan-kebijakan yang telah dirumuskan tersebut merupakan saripati dari sejumlah aspirasi dan isu-isu aktual yang saya dapatkan saat masa kampanye politik,” jelas Tauhid.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.