“Sebetulnya Pertamax ada terus. Cuma kadang-kadang jam buka SPBU setiap daerah macam-macam, ada yang baru buka jam 9,” ungkap Hardiyanto.

Dalam touring ini, jip Willys WOI mengaspal sejauh 2.813 kilometer, sesuai jarak yang ditunjukkan speedometer.

“Saat tiba di Pulau Morotai, kami rutinitasnya masih keliling di pusat Kota Daruba saja. Mungkin besok kita keliling ke monumen-monumen Perang Dunia ll, terus Air Kaca tempat pemandian McArthur,” ujarnya.

WOI juga menyambangi Tanjung Amerika. Perjalanan ini juga dibuatkan film dokumenternya.

“Sehingga nanti juga akan banyak yang baca dan nonton dan mereka yang lain juga tertarik bumi bersejarah ini,” jelas Hardiyanto.

Ada kebanggaan tersendiri bagi Hardiyanto membawa pulang Willys ke “rumahnya” di Morotai. Sebab kendaraan ini umum digunakan dalam PD II lalu.