Makhruf bilang, ia menghubungi Luksi sebagai Kepala Kantor Perwakilan agar para siswa SMP itu dijemput dan diinapkan di kantor.

“Walaupun beberapa hari saja. Supaya anak-anak kami bisa masak di situ atau tidur di situ dulu,” sambung mantan Sekretaris Daerah Morotai ini.

Permintaan itu, kata dia, direspon dengan baik oleh Kepala Kantor tersebut. Bahkan Kepala Kantor bersedia menjemput peserta di bandara.

Namun begitu peserta tiba di Bandara Halim Perdanakusuma dan menunggu berjam-jam, tak ada jemputan yang datang.

“Anak-anak ini belum pernah pergi ke Jakarta sebelumnya, tentu pengurusan-pengurusan seperti itu mereka masih bingung,” ujarnya.