Di Bobanehena, ada sebuah ritual adat yang bertujuan menyambut kedewasaan gadis, yang oleh masyarakat lokal disebut Oke Sou. Ritual ini dilaksanakan saat seorang gadis mendapatkan haid pertamanya.
Hingga saat ini, ritual ini masih dilaksanakan karena dipercaya dapat menjaga kesehatan dan merawat kecantikan gadis.
Ramuan yang digunakan dalam ritual ini dibuat oleh seorang dukun perempuan, yang sekaligus berperan memimpin ritual. Setelah menjalani ritual, kulit gadis menjadi lebih halus, dan lebih wangi.
Penggunaan berbagai spesies tumbuhan dan rempah-rempah terdiri lebih dari 60 jenis yang terdapat di sekitar desa.
Manfaat ramuan yang ada dalam Oke Sou menginspirasi Dyah Kusuma mengembangkannya menjadi produk yang bisa digunakan sebagai perawatan tubuh sehari-hari. Produk tersebut dikembangkan dari prosesi Dodino yang merupakan salah satu tahapan dari ritual Oke Sou.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.