“Semalam enam armada yang keluar empat sudah kembali ke Bere-bere dan dua armada sementara masih standby di Desa Libano, Kecamatan Morotai Jaya. Untuk malam ini semua sudah stay,” timpal Sahrudin.

KAL Wayabula milik Lanal Morotai yang rencananya melakukan pencarian pada Sabtu belum bisa dilakukan lantaran cuaca buruk.

Menurut Sahrudin, jika pencarian hanya menggunakan fiber 3 GT maka cuaca buruk selalu jadi kendala.

“Menurut Bapak Bon Nono musti pake kapal besar. Sementara ini keluarga cuma berdoa (tahlilan) kepada Allah SWT, semoga mereka dalam lindungan Allah,” pungkasnya.