Berdasarkan rekaman video amatir yang diterima, warga yang mengusir Tim SAR sampai melempari batu ke arah Kapal KN SAR 237 Pandudewanata milik Basarnas, hingga akhirnya kapal tersebut pun terpaksa kembali berlayar meninggalkan pelabuhan Tokaka.

 

Terpisah, Kepala Basarnas Ternate, Fatur Rahman dalam siaran persnya menyampaikan, sampai saat ini Operasi SAR masih tetap dilakukan oleh tim gabungan dan Tim SAR Siaga Bacan menyiapkan peralatan berupa alat penyelam untuk menuju ke lokasi kejadian.

 

“Kondisi saat ini yang terjadi adalah masyarakat tidak sabar sehingga terjadi insiden seperti itu, sedangkan dari kami Unit SAR Siaga Bacan telah menuju ke lokasi untuk melakukan pencarian,” kata Fatur.