“Ada OPD yang harus lebih optimalkan lagi regulasi yang telah ditetapkan. Ada juga regulasi lain yang khusus untuk menindaklanjuti penarikan PAD dan perlu juga adanya kreativitas dari OPD untuk menaikkan PAD serta perlu ada petugas khusus lagi pada setiap OPD untuk mengoptimalkan PAD yang ada. Realisasi PAD yang dimaksud adalah retribusi dan pajak daerah, itulah yang menjadi fokus Bappeda,” ungkap Soni.
Pada semester I, sambung Soni, capaian PAD belum sampai 50 persen. Padahal BP3D berharap target 50 persen bisa tercapai.
“Tadi kan baru capai sekitar 30 persen, masih ada 20 persen yang menjadi tanggung jawab mereka untuk semester I ini. Itulah yang harus ditargetkan oleh OPD dan itulah yang menjadi tujuan evaluasi tadi. Sehingga di 6 bulan ke depan itu paling kurang dapat target 75 sampai 80 persenlah dalam penarikan PAD,” tuturnya.
“Hasil evaluasi yang menjadi kesepakatan itu bahwa kita harus mencapai 75 persen sampai 80 persen dan ini butuh kerja keras dari OPD yang diberikan tanggung jawab,” pungkas Soni.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.